Gowes Minggu Pagi 19 Februari 2012 : Gunung Petukangan via Gemantar

Akhirnya setelah dua minggu berlalu, ketemu lagi sama temen-temen genjoters Kaskus Gresik. Rute kali ini dari titik kumpul di pertigaan Petrokimia jalan Wahidin terus naik ke Gunung Petukangan lewat jalur timur atau jalur Gemantar. Sebenarnya lebih enak nunggu di depan gang aja sih daripada datang di titik kumpul soalnya pasti lewat tapi lumayanlah gowes dulu ke Wahidin buat pemanasan.
Setelah bersepeda sekitar 3 kilometer dan bertegur sapa dengan anak gang sebelah sampailah di titik kumpul jam 06.00 . Kebetulan titik kumpul ini sama dengan titik kumpulnya teman-teman SCT dari Smelting. Setelah say hello dengan anak Kaskus,nyamperin temen SCT yang dulu sempet gowes bareng dan saya berhasil tertinggal dengan mereka yang punya daya gowes sangar. Tapi sayang biasanya ada lumayan banyak anggota SCT yang gowes tapi pagi ini cuma dua orang. Sempet mau bareng tapi mereka berpisah ke arah Giri dari perempatan Kebomas,kayaknya mereka mau coba jalur Peter Pan naik Bukit Hollywood seperti biasanya.
Sedangkan anak Kaskus lurus via Kartini dan sempet berpapasan dengan rombongan SGCC. Lanjut lewat Veteran sampai depan SMA Semen Gresik belok kanan masuk Awikun menuju dusun Gemantar. Mulai depan SMP SG jalan sudah mulai nanjak tapi tidak terlalu berat sampai di ujung dusun Gemantar . Lepas Gemantar jalur udah mulai nanjak dengan kemiringan yang cukup berat. Meski nanjak ke Gunung Petukangan lewat jalur timur ini lebih pendek daripada jalur barat tapi tanjakannya sadis biarpun cuma dua. Sampai di tanjakan pertama langsung korban berjatuhan dan dilanjutkan dengan TTB. Gak perlu gengsi soalnya temennya banyak. Meski baru 5 kilometer dari titik kumpul tapi lumayan menyiksa hehehe. Sebenarnya jalur ini dulu tidak ada baru tahun 1990an untuk mempermudah transportasi warga di timur Gunung Petukangan ke Giri dan sekitarnya maka jalur ini dibuka dan baru diaspal beberapa tahun lalu. Sebelumnya untuk mencapai puncak Petukangan harus melalui jalan setapak yang cukup terjal. Setelah re grouping di ujung tanjakan pertama teman-teman Kaskus akhirnya banyak yang memutuskan untuk TTB sampai puncak. Tapi saya sendiri mencoba gowes tapi kurang 20 meter sebelum puncak terpaksa TTB.


Turun dari puncak Petukangan, kami ambil jalur ke arah jalan mayjen Sungkono tepat di belakang BHS tex. Jalur ini lumayan variatif ada turunan dan tanjakan meski gak terlalu menyiksa. Karena pemandangan di jalur ini lumayan menarik beberapa kali sempat berhenti untuk poto-poto dan nunggu temen yang nyusul. Di turunan terakhir menjelang pabrik BHS tex, harus dilewati satu persatu karena melalui jalur single track. Cipratan air embun pagi menyegarkan pagi sambil menggowes.

 

 


Tapi jalur ini memakan korban ban sepeda Adi temen Kaskus yang bocor karena snake bit. Pemicunya batu-batu dan duri yang mungkin tidak terasa. Cuma masalahnya gak ada yang bawa ban cadangan dan alat penambal ban. Untungnya jarak dengan jalan ray tidak terlalu jauh dan terpaksa dorong ke tukang tambal ban yang barusan buka di depan Indospring.
Kelar nambal ban dan ngobrol bareng perjalanan dilanjutkan ke arah Darmo Sugondo lanjut lewat Harun Tohir. Sampai akhirnya finish di alun-alun Gresik jam 09.00 seperti biasa dan semanggi jadi pengisi perut di pagi ini. Total perjalanan kali ini sekitar 15 kilometer di luar perjalanan ke tikum dan pulang dari alun-alun. Lumayan buat Cari keringat dan olah raga pagi-pagi.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: