Tetangga Pejabat

Alkisah si Fulan tinggal satu kampung dengan Tuan Fulana yang sekarang jadi pejabat tinggi kota. Saat pemilhan umum Tuan Fulani tak perlu bersusah payah untuk menang di kampung si Fulan. Warga kampung pun banyak yang memilih si Tuan Fulan. Beragam alasannya ada yang memilih karena memang kenal sampai ada juga yang memilih karena tak enak hati dengan keluarga si Tuan Fulan.

Tapi lain hal jika Si Tuan Fulana berkampanye di kampung lain, segala cara dia gunakan mulai kampanye terbuka di lapangan bola,mengundang artis dangdut untuk hiburan, sampai bagi-bagi hadiah lewat lomba-lomba yang diadakan. Tapi tak sedikit pula uang si Tuan Fulana yang habis tak tentu rimba dimakan makelar-makelar kampanye yang tak bertanggung jawab. Tak hanya duit saja, tanah dan rumah pun jadi jaminan buat kampanye. Akhirnya si Tuan Fulana berhasil menjadi pejabat di kota. Warga kampung si Fulan pun turut gembira karena warga kampung itupun berhasil jadi pejabat.

Bertahun setelah Si Tuan Fulana menjabat, kampung si Fulan tetap tak berubah sama seperti dulu. Buat si Fulan itu bukan masalah toh dia ikhlas waktu memilih Si Tuan Fulana. Hanya satu hal yang mengganggu si Fulan adalah jalan yang rusak tak jauh dari tempatnya bekerja. Kala pagi hari selalu saja perjalanan tak dapat lancar karena jalan yang rusak. Sebagai tetangga sang pejabat, si Fulan mencoba menyampaikan keluh kesahnya. Tapi kerena kesibukannya si Tuan Fulana jarang ada di tempat, hanya pegawainya saja yang jadi tempat si Fulan bercerita. Lama tak terdengar kabar, ternyata keluhan si Fulan pun dapat jawaban. Jawabannya adalah “Maaf untuk perbaikan belum ada anggaran, kalau pun dianggarkan harus menunggu keputusan dari pusat”.

Dan si Fulan pun cuma bisa menikmati kerusakan jalan setiap paginya.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: