Kemlakar

Golongan kemlakar itu kata dosen ku dulu saat kuliah tentang dasar kenegaraan. Sebutan ini layak disematkan bagi mereka yang tidak pernah puas dengan kekuasaan terutama di bidang politik. Wajar ungkapan ini terlontar dari beliau melihat kenyataan politik waktu itu (kondisi sekitar 12-13 tahun silam).
Kemlakar adalah istilah dalam bahasa jawa yang merujuk kepada kondisi orang yang sudah kekenyangan tapi masih tetap ingin menyantap makanan dengan cara menekan bagian perut,berharap masih ada ruang untuk masuknya makanan lagi.
Mungkin ini juga yang dihinggap oleh beberapa penguasa dalam lintasan sejarah. Ada yang berusaha mempertahankan kuasanya meskipun terkadang itu menyakitkan dan tidak masuk akal.
Semoga kita selalu jadi orang yang cukup.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: