Kopi Kasar

image

“Sampean suka kopi yang agak kasar ta?”, sedikit tanya dari penjual kopi langganan. Lazimnya di lapak penjual kopi itu pembeli memilih kopi lalu sang penjual menggiling kopi langsung dengan mesin selep.
Tapi hari itu tidak bagi ku seperempat kilo kopi lanang robusta lokal yang kubeli sengaja tidak aku giling. Hanya biji kopi sangrai yang ada di kantong plastik.
Semenjak ada alat giling kopi di rumah,aku jadi lebih leluasa memilih gaya seduhan kopi. Jika ingin kopi layaknya kopi kebanyakan maka tinggal setting saja grinder ke ukuran yang halus, pun juga sebaliknya. Perbedaan yang pasti tenaga yang digunakan untuk menggiling kopi halus lebih besar daripada kopi kasar. Harap maklum penggiling kopi di rumah masih membutuhkan tenaga tangan untuk menggerakkannya alias manual.
Sebenarnya kopi kasar bukanlah hal yang asing. Kalau biasanya di warung kopi umumnya di Gresik bubuk kopi yang digunakan kopi bubuk yang halus tapi sajian kopi kasar juga menghiasi khasanah kopi di kota sejuta warkop ini. Warung kopi di daerah bedilan,kramat langon,atau di dekat pasar Gresik masih yang menyajikan kopi dengan gilingan kasar ini.
Saat kopi disajikan sensasi bubuk kopi yang memenuhi permukaan cangkir menjadi daya tarik tersendiri. Harum bau kopinya yang tak kalah dengan sajian kopi lain pun juga jadi magnet bagi penyuka kopi.
Kopi kasar bisa jadi salah satu alternatif penyajian kopi buat anda selain metode penyajian yang lain.
Salam kopi

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: